7 Hal yang Akan Dikatakan Kontraktor AC Pada Anda

Home / News / Tips / 7 Hal yang Akan Dikatakan Kontraktor AC Pada Anda

Seiring cuaca memanas di luar, efeknya akan terasa di dalam rumah. Sementara bermalas-malasan di luar rumah mungkin menyenangkan, tapi aktivitas semacam ini tak menyelesaikan masalah. Situasi ini tak akan terjadi semisal Anda pandai-pandai merawat sistem HVAC dalam pendingin udara.

Pada kondisi lain, semisal malam Anda terasa dingin menusuk tulang, ada kemungkinan besar sistem HVAC pada pemanas udara juga bermasalah. Kesalahan bisa saja terjadi karena sistem HVAC rusak, instalasi yang kurang tepat, atau karena tak bisa beroperasi dalam kapasitas penuh.

Satu solusi praktis untuk semua masalah ini yaitu kontraktor AC, yang merupakan sekumpulan teknisi ahli dalam bidang ini. Para teknisi tersebut lebih dari mampu untuk sekedar membuat sistem HVAC berfungsi lagi. Tapi ada sejumlah hal yang perlu Anda tahu sebelum mempekerjakan kontraktor AC.

#1. Jangan terfokus pada satu merek tertentu

Saat mencari sistem HVAC yang baru, dalam pikiran pasti sudah ada jenis merek tertentu yang akan dibeli. Tapi tak ada gunanya berpijak pada pemikiran seperti ini, dan sebaiknya jangan terlalu fokus pada satu nama besar. Faktanya, bukan nama besar yang membuat sistem HVAC bisa bertahan lama.

HVAC dengan merek apapun umumnya didesain dengan alur sistem yang lebih kurang sama. Semuanya lebih tergantung pada proses instalasi yang dilakukan kontraktor. Misalnya saja, memilih sistem HVAC merek antah-berantah tapi dipasang secara tepat, tetap akan memberi hasil optimal.

Sumber: its2hot2handle.com

#2. Instalasi buruk membuat Anda kehilangan banyak uang

Semisal tagihan listrik meningkat jauh setelah memasang sistem HVAC, bisa langsung dimengerti bahwa ada yang salah dalam instalasi sistem. Memang benar konsumsi listrik akan naik, tapi jika naik terlalu berlebihan, sangat mungkin sistem HVAC dipasang dengan cara yang tidak tepat.

Situasi yang demikian tentu memberi dampak besar pada pengeluaran rumah tangga nantinya. Selain dari anggaran yang kian membengkak, sistem HVAC juga cepat mengalami aus, dan itu berarti butuh biaya lagi untuk memperbaiki atau bahkan mengganti dengan yang baru.

#3. Kontraktor AC lebih ahli daripada yang Anda pikirkan

Muncul satu anggapan umum terkait kontraktor AC, bahwa teknisi HVAC tak lebih dari sekedar teknisi pada umumnya. Asumsi seperti demikian jelas kurang tepat, juga tak berdasar. Terlebih jika dikaitkan dengan fakta bahwa tiap teknisi pasti dibekali semacam pelatihan panjang lebih dulu.

Para teknisi HVAC yang bertugas umumnya mempunyai sertifikat kelayakan untuk menangani sistem pendingin dan pemanas, mampu menghitung beban tegangan listrik, membuat sistem berbasis hemat energi, serta melakukan instalasi sistem. Atas kemampuannya ini, kontraktor AC layak dihargai.

#4. Anda mendapat apa Anda bayar

HVAC sudah lama dikenal sebagai sistem tak ramah anggaran, baik dari harga beli atau konsumsi daya. Bahkan sebuah sumber, satu unit sistem terbaru bisa dihargai sampai Rp. 15 juta. Apapun yang nantinya dipilih, hindari godaan untuk mencari kontraktor AC dengan bayaran murah atau mahal sekalipun.

Memasang sistem HVAC tak sekedar menancapkan sambungan kabel. Kepada semua jenis kontraktor yang ada, lakukan riset sederhana dan diskusikan secara intensif tentang proses dan prosedur instalasi. Kontraktor yang baik akan dengan senang hati menjelaskan apa yang akan dilakukan.

Sumber: compactappliance.com

#5. Memilih sistem HVAC butuh pertimbangan serius

Memilih sistem HVAC terbaik tak semudah memilih minuman dari daftar menu kafe. Masalahnya, banyak yang terjebak dengan situasi bahwa ‘sistem HVAC hanya sebuah kotak, tinggal letakkan, lalu sambungkan’. Padahal ada sejumlah aspek yang musti dipikirkan sebelum memasangnya.

Sebagai permulaan, Anda harus memikirkan cakupan zonasi dari sistem, atau Anda mungkin ingin menambah penyaring udara, termostat canggih, efisiensi pemakaian, juga konsumsi listrik. Sebelum berencana menyewa kontraktor, cari dan pertimbangkan dulu apa yang ingin didapat dari sistem HVAC.

#6. Musim kemarau waktunya upgrade

Saat periode kemarau datang yang dicirikan dengan cuaca panasnya, kontraktor AC juga sedang dalam periode panas-panasnya terkait permintaan perbaikan atau instalasi HVAC. Semisal ingin upgrade sistem, baiknya lakukan sesegera mungkin sebelum musim kemarau datang.

Proses bisa dimulai satu bulan sebelum musim kemarau dengan melakukan penilaian kelayakan pada sistem HVAC yang sudah ada. Dengan membuat perbaikan yang diperlukan secepatnya, ini akan memungkinkan Anda melewati musim kemarau dengan nyaman.

#7. Instalasi HVAC adalah seni juga ilmu

Saat berniat menyewa kontraktor untuk memasang sistem HVAC untuk pertama kali, sangat penting agar memerhatikan keahlian dan pengalaman yang dipunya kontraktor. Instalasi sistem HVAC lebih seperti seni, dan menurut satu sumber kesalahan dalam instalasi bisa menurunkan tingkat efisiensi hingga 30%.

Misalnya saja, saat merangkai komponen dalam sistem HVAC, teknisi harus menimbang beberapa variabel penting seperti sistem rangkaian, kode instalasi, panel listrik, juga lainnya. Kontraktor juga harus paham berapa banyak beban yang bisa ditangani sistem agar tetap berjalan. Inilah yang harus dikatakan kontraktor pada klien.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *